Selasa, 14 Oktober 2014
Sabtu, 11 Oktober 2014
Selasa, 07 Oktober 2014
Merencanakan Masa Depan
1.
Pengertian Rencana Masa Depan
Rencana masa depan adalah suatu
sketsa yang menerangkan tentang kehidupan kita di masa depan. Bersifat jangka
panjang, karena akan menyangkut kehidupan kita yang pasti akan terus
berkelanjutan. Rencana masa depan bisa diawali dengan target. Jika dianologikan
seperti sebuah bangunan, maka sebelum mendirikan sebuah bangunan, kita harus
memiliki pondasi yang kokoh.
2.
Merencanakan karir masa depan
Karir merupakan kebutuhan yang
terus tumbuh dalam diri seseorang karyawan, sehingga akan mendorong kemauan
kerjanya. Kesuksesan dalam karir tidak begitu saja terjadi. Harus ada komitmen
dan dikelola atau diatur dengan hati-hati. Dimanakah Anda saat ini, apakah Anda
baru saja mulai bekerja atau telah mencapai tingkat manajerial, adalah penting
untuk menjaga karir Anda tetap dalam jalurnya. Manajemen karir menuntut
perhatian khusus dan evaluasi secara konstan. Hal ini adalah proses berkelanjutan
yang membuat Anda bertanggung jawab atas arah dan pertumbuhan karir Anda
sendiri.
3.
Perencanaan
Karir Anda dalam Perusahaan
Pekerjaan bukanlah hanya sebuah
pemberian, sebaliknya diperlukan pengawasan agar Anda yakin bahwa Anda
menawarkan kepada perusahaan kandidat terbaik yang tersedia, yaitu Anda
sendiri. Dalam hal ini, Anda perlu mengetahui perubahan-perubahan di tempat
kerja dan mengetahui apa yang dibutuhkan oleh perusahaan, demi menjaga skill
Anda terus berguna. Hal ini memungkinkan Anda untuk mencapai keseimbangan
antara bekerja dan belajar dalam pekerjaan Anda.
Yang dapat Anda lakukan pertama
kali adalah meng-evaluasi tujuan karir jangka panjang Anda. Tujuan ini bisa
jadi merupakan tujuan akhir yang Anda inginkan untuk karir Anda. Untuk itu Anda
dapat menanyakan pada diri Anda sendiri, "Apakah yang ingin saya
lakukan?", "Prestasi apakah yang saya punyai atau telah saya
capai?"atau "Sudah sejauh manakah saya mengembangkan kemampuan diri
sendiri dan sampai sejauh mana saya akan mengembangkannya lagi?"
Anda dapat melakukan penilaian
terhadap diri sendiri dalam hal pengetahuan, keahlian, kemampuan, prestasi dan
pengalaman untuk memahami dimanakah Anda saat ini dalam perjalanan karir Anda.
Dalam mengenali kelebihan dan kelemahan diri Anda, maka akan memberikan
kepastian bahwa Anda berada dalam jalur karir yang benar, dan dengan menentukan
kemampuan utama, Anda dapat memulai proses evaluasi.
Anda patut mempertimbangkan serta
mengelompokkan kemampuan Anda dalam hal-hal khusus seperti pengetahuan teknis,
pengetahuan industri, kesadaran kawasan (tempat kerja sebelumnya secara
geografis), kemampuan komersial-kemampuan yang dapat diturunkan (keuangan,
akuntansi, penganggaran, dan bahasa), dan kemampuan manajerial seperti
pengembangan bisnis, manajemen proyek serta manajemen sumber daya manusia.
Pengenalan diri seperti ini akan menghasilkan gambaran yang jelas tentang apa
yang bisa Anda tawarkan.
Kenali tindakan apa yang paling
penting untuk tujuan karir jangka panjang Anda dan mulailah melakukan hal
tersebut terlebih dahulu. Semakin penting sebuah tindakan untuk tujuan karir
jangka panjang Anda, maka Anda harus semakin terikat dengannya. Nilai kemajuan
Anda dan perbaiki rencana karir Anda pada setiap tingkatan. Tetaplah mengetahui
apa yang sedang terjadi dalam industri yang Anda minati, lihat kecenderungan
yang terjadi dan jadikan faktor dalam perencanaan karir Anda.
Sebagai contoh, Anda mungkin ingin
mencari pengalaman dalam hal-hal teknis yang mungkin akan menjadi penting dalam
beberapa tahun ke depan. Ingatlah bahwa perubahan yang drastis membutuhkan
persiapan dan kerja keras. Menjadi ambisius tidaklah cukup. Anda harus
berkomitmen dalam pembelajaran seumur hidup dan memusatkan diri dalam
perkembangan diri serta profesi Anda. Pelajaran dan kemampuan yang Anda
pelajari untuk meraih tujuan Anda, sama berharganya dengan mendapatkan tujuan
tersebut.
4.
Mengenal
Kekurangan Dan Kelebihan Diri Sendiri
Untuk mengenal kelebihan
dan kekurangan diri sendiri, kita terlebih dahulu harus bisa
menghargai diri kita. Berpikirlah bahwa tiap manusia memiliki kelebihan dan
kekurangan masing-masing. Mungkin karena tidak pernah menghargai diri, kita
seringkali lebih mudah untuk melihat kekurangan diri sendiri, fokus pada
kekurangan diri adalah sesuatu yang tidak menguntungkan. Berfokuslah pada
apa yang menjadi kelebihanmu, karena ada pepatah "tentang dua sisi mata
kapak" yang satu tumpul dan yang lainnya tajam, mana yang lebih mudah di
asah untuk menebang pohon? Ya, tentunya sisi yang tajam akan lebih mudah di
asah dan cepat untuk bisa menebang pohon, sementara sisi yang tumpul akan lebih
lama untuk mengasahnya.
Begitu pula dengan kelebihan dan
kekurangan diri kita, ketika kita fokus pada kelebihan yang kita punya maka
kita akan lebih mudah mengasahnya untuk mencapai apa yang menjadi tujuan hidup
kita. Lalu bagaimana caranya kita bisa mengetahui kelebihan dan kekurang diri
kita itu? Ada beberapa cara, cara pertama tentunya dengan merenung dan bertanya
pada diri kita masing-masing, yang kedua tentunya bisa bertanya pada orang lain
yang telah mengenal kita. Berikut ini beberapa hal yang bisa menjadi acuan saat
kita mulai instropeksi tentang kelebihan dan kekurangan diri sendiri.
Potensi Diri
Potensi Diri
Macam-Macam
Potensi
1. POTENSI fISIK (psychomotoric)
Potensi fisik merupakan organ fisik manusia yang dapat
digunakan oleh kemampuan yang dimiliki seseorang yang dapat dikembangkan dan
ditingkatkan apabila dilatih dengan baik.
Langganan:
Postingan (Atom)



