Selasa, 07 Oktober 2014

Merencanakan Masa Depan


1.      Pengertian Rencana Masa Depan
Rencana masa depan adalah suatu sketsa yang menerangkan tentang kehidupan kita di masa depan. Bersifat jangka panjang, karena akan menyangkut kehidupan kita yang pasti akan terus berkelanjutan. Rencana masa depan bisa diawali dengan target. Jika dianologikan seperti sebuah bangunan, maka sebelum mendirikan sebuah bangunan, kita harus memiliki pondasi yang kokoh.

2.      Merencanakan karir masa depan
Karir merupakan kebutuhan yang terus tumbuh dalam diri seseorang karyawan, sehingga akan mendorong kemauan kerjanya. Kesuksesan dalam karir tidak begitu saja terjadi. Harus ada komitmen dan dikelola atau diatur dengan hati-hati. Dimanakah Anda saat ini, apakah Anda baru saja mulai bekerja atau telah mencapai tingkat manajerial, adalah penting untuk menjaga karir Anda tetap dalam jalurnya. Manajemen karir menuntut perhatian khusus dan evaluasi secara konstan. Hal ini adalah proses berkelanjutan yang membuat Anda bertanggung jawab atas arah dan pertumbuhan karir Anda sendiri.

3.      Perencanaan Karir Anda dalam Perusahaan
Pekerjaan bukanlah hanya sebuah pemberian, sebaliknya diperlukan pengawasan agar Anda yakin bahwa Anda menawarkan kepada perusahaan kandidat terbaik yang tersedia, yaitu Anda sendiri. Dalam hal ini, Anda perlu mengetahui perubahan-perubahan di tempat kerja dan mengetahui apa yang dibutuhkan oleh perusahaan, demi menjaga skill Anda terus berguna. Hal ini memungkinkan Anda untuk mencapai keseimbangan antara bekerja dan belajar dalam pekerjaan Anda.
Yang dapat Anda lakukan pertama kali adalah meng-evaluasi tujuan karir jangka panjang Anda. Tujuan ini bisa jadi merupakan tujuan akhir yang Anda inginkan untuk karir Anda. Untuk itu Anda dapat menanyakan pada diri Anda sendiri, "Apakah yang ingin saya lakukan?", "Prestasi apakah yang saya punyai atau telah saya capai?"atau "Sudah sejauh manakah saya mengembangkan kemampuan diri sendiri dan sampai sejauh mana saya akan mengembangkannya lagi?"
Anda dapat melakukan penilaian terhadap diri sendiri dalam hal pengetahuan, keahlian, kemampuan, prestasi dan pengalaman untuk memahami dimanakah Anda saat ini dalam perjalanan karir Anda. Dalam mengenali kelebihan dan kelemahan diri Anda, maka akan memberikan kepastian bahwa Anda berada dalam jalur karir yang benar, dan dengan menentukan kemampuan utama, Anda dapat memulai proses evaluasi.
Anda patut mempertimbangkan serta mengelompokkan kemampuan Anda dalam hal-hal khusus seperti pengetahuan teknis, pengetahuan industri, kesadaran kawasan (tempat kerja sebelumnya secara geografis), kemampuan komersial-kemampuan yang dapat diturunkan (keuangan, akuntansi, penganggaran, dan bahasa), dan kemampuan manajerial seperti pengembangan bisnis, manajemen proyek serta manajemen sumber daya manusia. Pengenalan diri seperti ini akan menghasilkan gambaran yang jelas tentang apa yang bisa Anda tawarkan.
Kenali tindakan apa yang paling penting untuk tujuan karir jangka panjang Anda dan mulailah melakukan hal tersebut terlebih dahulu. Semakin penting sebuah tindakan untuk tujuan karir jangka panjang Anda, maka Anda harus semakin terikat dengannya. Nilai kemajuan Anda dan perbaiki rencana karir Anda pada setiap tingkatan. Tetaplah mengetahui apa yang sedang terjadi dalam industri yang Anda minati, lihat kecenderungan yang terjadi dan jadikan faktor dalam perencanaan karir Anda.
Sebagai contoh, Anda mungkin ingin mencari pengalaman dalam hal-hal teknis yang mungkin akan menjadi penting dalam beberapa tahun ke depan. Ingatlah bahwa perubahan yang drastis membutuhkan persiapan dan kerja keras. Menjadi ambisius tidaklah cukup. Anda harus berkomitmen dalam pembelajaran seumur hidup dan memusatkan diri dalam perkembangan diri serta profesi Anda. Pelajaran dan kemampuan yang Anda pelajari untuk meraih tujuan Anda, sama berharganya dengan mendapatkan tujuan tersebut.

4.      Mengenal Kekurangan Dan Kelebihan Diri Sendiri
Untuk mengenal kelebihan dan kekurangan diri sendiri, kita terlebih dahulu harus bisa menghargai diri kita. Berpikirlah bahwa tiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Mungkin karena tidak pernah menghargai diri, kita seringkali lebih mudah untuk melihat kekurangan diri sendiri, fokus pada kekurangan diri adalah sesuatu yang tidak menguntungkan. Berfokuslah pada apa yang menjadi kelebihanmu, karena ada pepatah "tentang dua sisi mata kapak" yang satu tumpul dan yang lainnya tajam, mana yang lebih mudah di asah untuk menebang pohon? Ya, tentunya sisi yang tajam akan lebih mudah di asah dan cepat untuk bisa menebang pohon, sementara sisi yang tumpul akan lebih lama untuk mengasahnya.
Begitu pula dengan kelebihan dan kekurangan diri kita, ketika kita fokus pada kelebihan yang kita punya maka kita akan lebih mudah mengasahnya untuk mencapai apa yang menjadi tujuan hidup kita. Lalu bagaimana caranya kita bisa mengetahui kelebihan dan kekurang diri kita itu? Ada beberapa cara, cara pertama tentunya dengan merenung dan bertanya pada diri kita masing-masing, yang kedua tentunya bisa bertanya pada orang lain yang telah mengenal kita. Berikut ini beberapa hal yang bisa menjadi acuan saat kita mulai instropeksi tentang kelebihan dan kekurangan diri sendiri.


5.      Mengenal Potensi Diri Untuk Berprestasi
Salah satu aturan main dalam permainan hidup (the game of life) adalah diberlakukannya hukum kompetisi/persaingan. Kenyataan menunjukkan semua orang memiliki keinginan umum yang sama: ingin kaya, ingin dihormati atau ingin berprestasi di bidang tertentu. Akan tetapi tidak semuanya dapat mencapai apa yang diinginkannya. Mengapa demikian ?
Hal ini karena masing-masing individu memiliki potensi diri yang berbeda dengan lainnya. Pengertian potensi diri adalah kemampuan yang dimiliki setiap pribadi (individu) yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan dalam berprestasi. Potensi diri adalah kemampuan yang terpendam pada diri setiap orang, setiap orang memilikinya (Siahaan,Parlindungan,2005:4)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar